KOMPONEN-KOMPONEN ELEKTRONIKA
1. RESISTOR
Resistor adalah komponen elektronika sebagai penghambat arus listrik. Semakin besar resistansinya, semakin kecil arus listrik dan tegangan yang melaluinya. Arus listrik dinyatakan dalam ampere(A) atau miliampere(mA), sedangkan tegangan dinyatakan dalam volt(V).
Jadi, resistor berfungsi sebagai :
· Menahan sebagian arus listrik agar sesuai dengan kebutuhan suatu rangkaian elektronika,
· Menurunkan tegangan sesuai yang dibutuhkan,
· Membagi tegangan (volt)
· Bekerja sama dengan transistor dan kondensator dalam suatu rangkaian untuk membangkitkan frekuensi tinggi dan frekuensi rendah.
Resistor dapat disambung secara seri, parallel, dan campuran. Jika ingin memperbesar resistor maka digunakan dua buah resistor atau lebih yang disambung secara seri.
Rumus untuk memperbesar resistor :
Rtotal = R1+R2+R3+….
Rumus untuk resistor yang diparalelkan :
R = R1 + R2 : R1 + R2 ó jika hanya ada dua rangkaian
1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + … ó jika lebih dari dua rangkaian
Resistor diberi kode warna untuk mempermudah penentuan ukurannya. Kode warna diciptakan oleh RMA (Radio Manufactures Association) yang merupakan kumpulan pabrik-pabrik radio di Eropa dan Amerika. Kode warna yang ditetapkan oleh RMA ini menentukan besarnya tahanan.
Keterangan untuk 4 band :
- Gelang ke-1 dan ke-2 menyatakan angka dari resistor tersebut.
- Gelang ke-3 menyatakan faktor pengali (banyaknya nol).
- Gelang ke-4 menyatakan toleransi.
Misalnya :
Resistor dengan warna : merah hitam kuning perak
Maka nilainya : 2 0 104 10%
Berarti nilai resistor tersebut adalah = 200.000 Ohm atau 200 Kohm dengan
toleransi sebesar 10%.
Range hambatan resistor tersebut adalah
= 200.000 ± 10%
= 10% x 200.000 = 20.000 Ohm
= 200.000 – 20.000 sampai 200.000 + 20.000
= 180.000 sampai 220.000 Ohm.
Penghitungan resistor :
§ Secara seri
Jawab : R1 + R2 + R3
= 10Ω + 15Ω + 10Ω
= 35Ω
§ Secara parallel
Maka :
1/Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
= 1/5 + ½ + 1/3
= 12/60 + 30/60 + 20/60
= 62/60
Rp = 0,967 ohm
§ Secara campuran
Maka :
1/RBCD= 1/60 +1/30
= 1/60 + 2/60
= 3/60
RBCD = 60/3
= 20 ohm
Pada titik A-E
RAE = 30 + 20 + 30
= 80 ohm
Jenis-jenis resistor :
ü Resistor tetap : memiliki nilai hambatan yang tetap. Batas daya kemampuan 1/16 watt, 1/8 watt , ¼ watt , ½ watt .
ü Resistor variable
Resistor yang besarnya dapat diatur sesuai dengan yang dibutuhkan. Resistor variable disebut juga potensinometer.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar