SABLON
- SABLON
Sablon adalah bagian dari ilmu grafika terapan yang bersifat praktis. Jika diuraikan secara verbal, cetak sablon dapat diartikan sebagai kegiatan cetak-mencetak grafis dengan menggunakan kain gasa, biasa disebut screen.
- ALAT SABLON
A. Alat Pokok
a. Kain Gasa (Screen)
Screen adalah kain yang digunakan untuk mencetak gambar pada benda yang akan disablon. Kerapatan lubang pori-pori kain screen secara umum dibagi menjadi 3 macam, yaitu :
· Screen Kasar (48 T-90 T)
· Screen Sedang (120 T-150T)
· Screen Halus (165 T-200 S)
b. Bingkai Saring (Screen Frames)
Bingkai saring digunakan untuk merentangkan kain screen, hendaknya terbuat dari bahan yang kokoh dan tahan terhadap berbagai reaksi zat kimia karena mudah berubah bentuk, mengembang atau menyusut.
c. Catok (Penjepit Screen)
Catok digunakan sebagai alat pemegang screen agar tidak berubah posisi saat proses pencetakan maupun penyusunan warna.
d. Rakel (Squeegee)
Rakel merupakan alat bantu penyaput tinta atau cat sablon untuk digunakan pada screen agar pemindahan tinta dari atas screen ke permukaan objek yang akan disablon dapat dilakukan. Jenis rakel secara umum dibagi menjadi 2, yaitu :
· Rakel Lunak
· Rakel Keras
Bentuk ujung rakel :
· Rakel Tumpul
· Rakel Bulat
· Rakel Lancip
· Rakel Lancip dengan Ujung Datar
· Rakel Miring
· Rakel Kotak (Persegi)
e. Pelapis (Coater)
Coater adalah alat dari alumunium yang digunakan untuk melapisi screen dengan larutan afdruk.
f. Meja Cetak
Meja sablon digunakan sebagai alas dari benda yang akan disablon. Meja sablon harus kokoh dan kuat agar tidak mudah goyah.
B. Alat Penunjang
a. Kipas Angin atau Hair Dryer
Kipas Angin atau Hair Dryer digunakan setelah proses afdruk selesai. Screen yang telah diafdruk dan masih basah oleh larutan afdruk dikeringkan dengan alat ini.
b. Penyemprot Air (Handsprayer)
Handsprayer digunakan untuk membersihkan model gambar pada screen yang telah diafdruk (exposing).
- BAHAN SABLON
A. Bahan Pracetak
a. Bahan Afdruk
Bahan afdruk adalah bahan pokok untuk membuat klise pada screen.
1. Larutan Afdruk
Larutan afdruk merupakan campuran antara emulsi dan cairan sensitizer (cairan peka cahaya).
2. Lembaran Afdruk
Lembaran afdruk merupakan bahan afdruk berupa poliester yang dilapisi bahan peka cahaya dengan ketebalan 13-50 mikron. Berfungsi untuk menghasilkan sablon dengan ketebalan tertentu.
b. Ulano X
Ulano X adalah cairan kimia yang berfungsi menguatkan lapisan afdruk pada screen agar tidak mudah rontok, sehingga gambar yang berupa film tercetak pada screen tidak mudah rusak.
c. Krim Deterjen
Krim deterjen digunakan untuk peluruh sisa-sisa tinta dan minyakyang masih tertinggal pada layar screen.
d. Kaporit
Kaporit digunakan untuk menghapus film setelah selesai digunakan agar screen dapat digunakan kembali untu model lainnya.
e. Screen Laquer
Screen laquer digunakan untuk mengoreksi hasil afdruk film. Hasil afdruk film pada screen dicek kembali untuk mengetahui bagian yang bocor.
f. Perekat Sintetik
Perekat sintetik berfungsi untuk menambal daerah non image area yang bocor pada screen.
B. Bahan Cetak
a. Jenis Tinta Berdasarkan Pengencer
1. Tinta Water Base
Tinta water base adalah tinta yang harus dicampuri air sebagai pengenceran.
2. Tinta Solvent Base
Tinta solvent base adalah tinta yang harus dicampur minyak saat menggunakannya.
b. Jenis Tinta Berdasarkan Aplikasi
1. Tinta Tekstil
- Tinta Tekstil tidak Timbul
- Tinta Tekstil Timbul
· Tinta Tekstil Timbul Tanpa Perlakuan
Disebut demikian karena jika disablonkan tinta ini langsung timbul dengan sendirinya. Tinta jenis ini dibagi menjadi 3 :
§ Tinta Karet Gel (GL)
§ Tinta Super White
§ Tinta Pasta Warna
· Tinta Teksti Timbul dengan Perlakuan
§ Tinta Foaming
Tinta ini akan timbul setelah dipanaskan.
2. Tinta Nontekstil
- Tinta Kertas
Tinta kertas memiliki kekentalan yang sedang dan mengkilat. Tinta kertas tidak tahan terhadap sinar ultraviolet.
- Tinta Plastik
Tinta plastic memiliki kekentalan sangat rendah atau encer. Dianjurkan tinta plastic yang digunakan yang telah mengental.
- Tinta Kulit
Tinta kulit dibedakan menjadi 2, yaitu :
· Tinta kulit timbul
· Tinta kulit tidak timbul
- Tinta Logam (Metal)
Tinta logam berkarakter elastid yang tinggi sehingga tidak mudah retak setelah tercetak pada benda.
- Tinta Kaca atau Keramik
Tinta kaca memiliki karakter sangat kental. Penggunaanya dibantu cairan katalisator dengan perbandingan tinta:katalisator = 90%:10%.
- Tinta Kayu
Menyablon media kayu dapat menggunakan tinta kertas atau cat kayu. Hasil sablonan sebaiknya dilapisi vernis untuk menambah mengkilapnya kayu setelah disablon.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar